Sabtu, 01 Desember 2018


PARASITOLOGI DALAM ILMU KESEHATAN



Assalamualaikum wr.wb
Halo teman-teman apa kabar? Kembali lagi ke blog saya yang berikutnya di sini saya akan menjelaskan lagi tentang apa itu parasite dalam bidang kesehatan. Sering kita dengar masalah parasit itu tapi tidak tahu terkait masalah parasit dalam kesehatan. Daripada kalian bingung tentang masalah parasit dalam kesehatan itu apa yuks simak pembahasan di blog saya ini yaa!!!!
Parasitologi mempelajari parasitinangnya, dan hubungan di antara keduanya. Sebagai salah satu bidang studi biologi, cakupan parasitologi tak ditentukan oleh organisme atau lingkungan terkait, namun dengan cara hidupnya, yang berarti bidang ini bersintesis dengan bidang lain, dan menggunakan teknik seperti biologi selbioinformatikabiokimiabiologi molekulerimunologigenetikaevolusi dan ekologi.( https://id.wikipedia.org/wiki/Parasitologi )
Dan salah satu bidang terbesar parasitologi, parasitologi kedokteran adalah studi sejumlah parasit yang menginfeksi manusia, yang mencakup organisme seperti:
·         Plasmodium spp., organisme uniseluler yang menyebabkan malaria. 4 subtipe malaria adalah Plasmodium falciparumP. malariaeP. vivax dan P. ovale.
·         Leishmania donovani, organisme uniseluler yang menyebabkan leishmaniasis
·         organisme multiseluler seperti Schistosoma spp.Wuchereria bancrofti dan Necator americanus
Parasitologi kedokteran dapat melibatkan perkembangan obat, studi epidemiologi dan studi zoonosis. (http://e-medis.blogspot.com/2014/02/parasitologi-jenis-parasit-dalam-ilmu.html)
Selain itu parasite terbagi menjadi dua jenis dalam ilmu kedokteran yaitu :
1.  Zooparasit adalah parasit yang berupa hewan yang kemudian dibedakan atau dibagi dalam :
  • Protozoa adalah parasit yang berupa hewan yang bersel satu seperti amoeba
  • Metazoa adalah parasit berupa hewan yang bersel banyak yang dibagi lagi dalam helmintes atau cacing dan artropoda atau serangga.
2. Fitoparasit yaitu parasit yang berupa tumbuh-tumbuhan yang kemudian dikelompokkan dan terdiri dari :
·         Bakteri
·         Fungsi atau fungus atau jamur
Menurut sifat hidupnya, parasit dapat dikelompokan menurut tempat hidupnya, keperluan akan hospes, jenis hospes yang dihinggapi, dan lamanya hidup.
        1. Menurut tempat hidupnya, parasit dikelompokan sebagai berikut:
            a. Ektoparasit, yaitu parasit yang hidup di permukaan hospes, misalnya Pediculus capitis (Kutu 
                Kepala).
            b. Endoparasit, yaitu parasit yang hidup pada organ dalam hospes, misalnya Enterobius 
                vermicularis (Cacing Keremi).

        2. Menurut keperluan akan hospes, parasit dikelompokan sebagai berikut:
            a. Parasit Obligat, yaitu parasit yang selalu membutuhkan hospes tertentu dan akan mati apabila 
                tidak ada hospes itu, misalnya kelompok cacing perut.
            b. Parasit Fakultatif, yaitu parasit yang hidup dengan mengambil makanan pada hospes tertentu, 
                tetapi juga dapat hidup tanpa hospes itu, misalnya nyamuk.

        3. Menurut jenis hospes yang dihinggapi, parasit dikelompokan sebagai berikut:
            a. Parasit Monoksen, yaitu parasit yang hanya ditemukan pada satu jenis hospes, misalnya Ascaris 
                lumbricoides.
            b. Parasit Poliksan, yaitu parasit yang dapat ditemukan pada lebih dari satu jenis hospes, misalnya 
                Toxoplasma gondii.

        4. Menurut lamanya hidup pada hospes, parasit dikelompokan sebagai berikut:
            a. Parasit Permanen, yaitu parasit yang menetap pada hospes tertentu, misalnya Ascaris 
                lumbricoides.
            b. Parasit temporer, yaitu parasit yang sewaktu-waktu menghinggapi hospes tertentu, misalnya 
                sengkenit.

Untuk memudahkan pemahaman dalam bidang parasitologi kedokteran, berikut ini adalah beberapa istilah dan definisi yang berhubungan dengan parasitologi antara lain sebagai berikut :
·         Parasitisme adalah mencakup setiap hubungan timbal balik suatu spesies dengan spesies lain untuk kelangsungan hidupnya.
  • Simbiosis adalah istilah yang menunjukkan hubungan permanen antara dua jenis jasad yang tidak dapat hidup terpisah.
  • Mutualisme adalah istilah yang menunjukkan hubungan dua jenis jasad yang menguntungkan bagi keduanya.
  • Komensalisme adalah hubngan suatu jenis jasad dimana mendapat keuntungan tetapi yang lain tidak dirugikan.
  • Parasitisme adalah suatu hubungan antara jasad yang menunjukkan bahwa satu jenis jasad mendapat makanan dan lindungan dari jenis-jasad lain yang dirugikannya dan mungkin dibunuhnya.

            Nah itulah penjelasan singkat tentang parasitologi dari saya semoga bermanfaat untuk yang membaca. Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penjelasan saya diatas. Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualikum wr.wb

Daftar pustaka :


13 komentar:

PARASITOLOGI DALAM ILMU KESEHATAN https://www.google.co.id/url?sa=i&sourc...